Rabu, 28 Desember 2016

Mengubah Tampilan Bootloader di Centos



Boot Loader adalah suatu program yang tertanam pada suatu sistem operasi. Boot loader digunakan untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk atau media boot lainnya seperti flashdisk (contohnya GRUB dan LILO). Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk.


Bootloader adalah aplikasi pertama yang dijalankan BIOS sesaat setelah proses booting. Bootloader akan meload kernel yang menjalankan sistem operasi. Dalam beberapa sistem, terdapat bootloader yang berbeda. Bootloader Windows, berbeda dengan Bootloader Linux, Berbeda jugadengan BSD.

Boot loader program dimuat di dalam BIOS komputer dan bertugas untuk membaca kernel yang ada di dalam suatu sistem operasi serta memberi kendali terhadap jalannya sistem pada kernel. Kernel akan dapat melakukan inisiasi pada sistem serta mengendalikannya. 

1. Persiapkan Gambar yang akan dirubah menjadi tampilan awal pada Bootloader. pada kesempatan kali ini saya membuat gambar saya sendiri dengan menulis nama saya sendiri dan mengeditnya di GIMP for Centos.


Buat Ukuran gambar teman-teman sekalian menjadi 640 X 480 . Misalnya teman-teman sekalian menggunakan Aplikasi GIMP for Centos maka dapat memilih menu Image >Scale Image > lalu atur Width : 640 dan Height : 480 . jika bingung, teman-teman dapat melihat gambar diatas. jika sudah langsung saja tekan Scale.


2.  Setelah mengatur ukuran gambar, sekarang kita akan mengatur ukuran Pixel pada gambar, aturan pixel pada tampilan bootloader agar tidak pecah adalah 14. 


teman-teman dapat memilih menu Indexed Color Conversion lalu isikan pada menuGenerate Optimum pallete Maximum Number Of Colors dengan 14. setelah itu lalu tekan Convert.


3. Setelah gambar teman-teman sudah jadi, bisa langsung disimpan. agar mudah dalam pencarian, gambar teman-teman disimpan saja di dekstop dengan dikasih ekstensi .xpm.




4. Karena ekstensi yang dapat digunakan untuk dijadikan tampilan Bootloader adalah .xpm.gz maka tugas kita selanjutnya adalah membuat gambar yang telah kita buat tadi menjadi ekstensi .gz.


 untuk dapat membuat gambar yang telah kita buat tadi menjadi ekstensi xpm.gz, kita ketikkan Script gzip [spasi] [Nama Gambar]. seperti contoh pada Gambar diatas, saya mengetikkan gzip ryan14.xpm . jika sudah maka file gambar teman-teman akan berubah ekstensinya menjadi .xpm.gz seperti pada gambar diatas.


5. Setelah Gambar yang teman-teman tadi sudah manipulasikan, sekarang teman-teman pindahkan gambar tersebut pada directory grub karena, nanti pada directory tersebutlah gambar yang jadi akan bisa diproses oleh bootloader sebagai tampilan bootloader.


untuk dapat memindahkan gambar tersebut ke Directory tersebut, kita menggunakan Script yang pernak kita belajar sebelumnya, yaitu dengan mengetikkan mv ryan14.xpm.gz /boot/grub/  ini untuk contoh seperti gambar diatas. jika teman-teman ingin mempraktekkannya, teman-teman bisa sesuaikan dengan posisi pwd teman-teman ada dimana.
untuk mengecek apakah gambar teman-teman telah dipindahkan ke directory grub teman-teman dapat mengecek dengan mengetikkan ls /boot/grub . jika sudah maka akan muncul seperti pada gambar dibawah




6. Setelah kita dari awal sudah membuat atau menyiapkan gambar, membuat ekstensi xpm lalu membuat ekstensi lagi menjadi gz sekarang kita tinggal masuk pada interface untuk memilih gambar untuk dirubah menjadi tampilan bootloader pada centos kita. ketikkan vi /boot/grub/menu.lst



untuk masuk menu.lst pada Directory Grub


tampilan setelah masuk pada menu.lst



7. Setelah sudah masuk menu.lst sekarang teman-teman rubah nama gambar yang dilingkarin seperti pada gambar dibawah. pada contoh kali ini saya menggantinya nama yang default sebelumnya dengan nama gambar yang tadi saya buat sebelumnya. yang telah saya pindahkan ke Directory /boot/grub/ yaitu ryan14.xpm.gz



setelah sudah simpan perubahan menu.lst. karena dia berupa vi, maka ketikkan perintah:wq untuk menyimpan perubahan dan coba langsung mereboot Centos teman-teman Sekalian.





8. Nah..!! berikutlah hasilnya setelah teman-teman merubah tampilan pada Bootloader pada Centos teman-teman sekalian.




teman-teman juga dapat memodifikasi tampilannya sesuai dengan dengan keinginan teman-teman sekalian.




 

Memasang Password pada Grub centos

Ada beberapa cara meletakan password pada grub centos, namun sebelum kita harus masuk dahulu menjadi SU dengan mengetik su - , lalu isikan password SU. kita harus menjadu Superuser karena kita akan mengakses directory /boot/grub/







1.) Diletakkan sebelum title sebagai contoh :



Hal ini akan menyebabkan menu tidak dapat diubah pada waktu grub ditampilkan. Apabila ingin mengubah menu dengan menekan "e" atau "c" maka pengguna harus menekan tombol "p" terlebih dahulu dan memasukkan password. Tetapi apabila kita ingin booting maka tidak ada masalah, grub tidak akan meminta password.


2.) Diletakkan Setelah atau didalam title sebagai contoh :




Efek dari pemberian password dengan cara ini ketika anda memilih OS dari "Centos 6" maka akan diminta password agar anda dapat boot ke partisi ini.


3.) Diletakkan di atas/luar title namun ditambahkan kata "lock" di bawah/dalam title sebagai contoh :



Efek dari cara ini akan menyebabkan hal yang sama seperti no. 1 tetapi ketika anda memilih OS "Centos 6" anda tidak akan bisa booting dan anda akan diarahkan ke menu awal dari grub. Baru akan bisa booting apabila anda memasukkan password pada menu awal dengan menekan tombol "p".



4.) Diletakkan sebelum dan sesudah title sebagai contoh :



Efek dari cara ini akan menyebabkan hal yang sama seperti no. 1 dan no.2 dan kelebihan dengan cara ini antara password menu dan password dari OS berbeda. 




Mengenkripsi Password Grub


Enkripsi adalah suatu cara untuk mengamankan suatu informasi dengan mengacak isi informasi di dalamnya. Dalam hal ini informasinya adalah password. Dan enkripsi digunakan untuk melindungi password dari user yang bisa membaca isi dari file konfigurasi grub anda. Untuk mengenkripsi password pada grub anda dapat menggunakan sistem autentifikasi dengan md5, caranya :  

1.) Ketikkan perintah :
 #grub-md5-crypt


  

 saat anda mengetikkan perintah diatas, maka akan muncul perintah untuk memasukkan kata yang mau dienkripsi. Setelah sudah maka akan muncul sebuah bahasa tingkat dewa yang menandakan kata yang ingin kita enkripsi telah dienkripsikan. dari gambar diatas saya memasukkan :
Password : rahasiaryan
Retype Password : rahasiaryan
lalu muncul hasil enkripsinya : $1$6YCJb$G.8/aKvwoPNxQIGrXxSHH0 

Nah agar password kita pada grub dapat dienkripsi kita tinggal mengcopy hasil enkripsi yang tadi, lalu kita pastekan pada password yang kita letakkan di menu.lst tadi sebagai contoh :




jangan lupa sebelum paste kita harus menambahkan perintah : password --md5 setelah itu baru kita pastekan.

Selasa, 27 Desember 2016

startup and shutdown linux

Startup dan Shutdown pada Linux

Memahami proses yang berlangsung pada saat startup dan shutdown akan memudahkan dalam mencari
kesalahan (troubleshooting) ketika terjadi masalah yang berhubungan dengan startup dan shutdown
komputer.

1. Proses Startup
Proses startup pada sistem Linux dapat dilihat pada gambar di bawah:


Keterangan:
1. Pertama kali mesin melakukan power on self test (pemeriksaan hardware).
2. Program BIOS yang ada di ROM akan dieksekusi.
3. Boot Loader yang ada di MBR akan dieksekusi.
4. Load Kernel Linux ( /boot/vmlinuz ) ke RAM.
5. Menjalankan program init.


1.1. init
init merupakan proses level user yang pertama kali dijalankan oleh kernel dan mempunyai nomor
proses (PID)=1. Selanjutnya init akan membaca file /etc/inittab dan menjalankan perintah
didalamnya.


1.2. File /etc/inittab
Format umum isi file     /etc/inittab     adalah sbb:
     id:runlevel:action:process     
Keterangan :



1.3. Run Level
Run level menggambarkan keadaan sistem yang mendefinisikan layanan apa yang sedang berjalan. Run
level ditunjukkan dengan angka. Seluruh baris di file /etc/inittab akan diproses sesuai dengan run level
yang berlaku. Baris yang tidak mempunyai run level, berarti proses pada baris tersebut dijalankan pada
setiap run level.

1.4. Tabel Run Level


1.5. Jenisjenis Action

Contoh isi file /etc/inittab  :
      id:3:initdefault:    
Keterangan :
§ Baris di atas menunjukkan bahwa pada saat dijalankan sistem akan masuk ke run level 3.
      1:2345:respawn:/sbin/getty 9600 tty1      
Keterangan :
§ Kolom pertama menunjukkan bahwa baris ini untuk /dev/tty1
§ Kolom kedua menunjukkan bahwa baris ini diterapkan untuk run level 2,3,4,dan 5.
§ Kolom ketiga berarti bahwa perintah /sbin/getty akan dijalankan lagi apabila berhenti.
§ Kolom terakhir menunjukkan program /sbin/getty akan dijalankan pada virtual console yang pertama.

1.6. Memeriksa runlevel saat ini
Untuk memeriksa runlevel yang saat ini sedang berlaku dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
1. Menggunakan perintah who

2. Menggunakan perintah runlevel


1.7. Mengganti runlevel
Sintaks:
    init [runlevel]    
Contoh:
1. Menjalankan runlevel 0 atau melakukan proses shutdown
# init 0
2. Menjalankan runlevel 1 atau masuk ke modus single user
# init 1

1.8. Script Inisialisasi
Script yang akan dijalankan sesuai dengan run level. Disimpan di direktori sesuai run level, dibawah
direktori /etc/rc.d/rc[x].d berupa file symbolic link. Script asli disimpan di
/etc/rc.d/init.d.

Catatan:
File yang diawali oleh huruf S (Start) merupakan file untuk menjalankan service tersebut sedang
apabila diawali oleh huruf K (Kill) berarti untuk menghentikan service yang bersangkutan.

2. Shutdown
Sebelum mesin dimatikan (power off), sebaiknya sistem di shutdown dulu dengan
perintah/sbin/shutdown . Perintah tersebut akan melakukan halhal
berikut :
1. Memberitahukan kepada user yang login bahwa sistem akan dimatikan.
2. Menghentikan seluruh proses yang masih berjalan.
3. Melakukan unmount filesystem.
4. Menyimpan seluruh file yang masih di memori ke harddisk.
Sintaks :
shutdown [pilihan] [waktu] [pesan]